Tips Menulis Blog Travelling Untuk Saya Sendiri

Pembaca blog hanya memikirkan dirinya sendiri. Tidak ada yang hina dan mulia dari informasi tersebut. Maka dari itu gunakan informasi tersebut agar bisa bermanfaat untuk pengunjung blog.

Mereka membutuhkan banyak informasi dari blog travelling. Misal rute menuju ke lokasi, kuliner, hiburan, hotel atau penginapan, dan informasi yang bermanfaat lainnya

10 Kerangka Tulisan Agar Bisa bermanfaat untuk pembaca blog dan menyenangkan untuk diri sendiri

1. Judul yang menarik dan dibutuhkan
Contoh : 

2. Paragraf Pertama
Artikel pembuka

3. Paragraf Kedua
Berisi hiburan yang ada di tempat wisata (berisi foto dan artikel)

4. Paragraf Ketiga
Berisi fasilitas jasa. Semisal pijat belerang di curug pitu. Sewa payung dan tikar (foto dan artikel)

5. Paragraf Keempat
Berisi info kuliner atau makanan dan minuman yang dijual ditempat wisata tersebut

6. Paragraf Kelima
Berisi rute perjalanan

7. Paragraf Keenam
Berisi informasi hotel atau penginapan (Dilengkapi foto jika ada)

8. Paragraf Ketujuh
Berisi Hal yang tidak boleh dilakukan di tempat wisata (Dilengkapi Foto Jika Ada)

9. Paragraf Kedelapan
Berisi koleksi foto foto pribadi agar pembaca blog juga lebih yakin dengan informasi diatas karena kita pernah berada dilokasi tersebut dan paragraf ini bermanfaat untuk menyenangkan diri sendiri

10. Paragraf terakhir
Artikel Penutup tentang perasaan setelah pernah berada disini

Berikut contoh yang artikel yang sudah jadi :
Berselancar Diatas Gundukan Pasir Di Gumuk Pasir Parang Tritis
Gumuk pasir. Lokasi wisata gumuk pasir merupakan adalah hal baru yang pernah saya singgahi. Keindahan hamparan pasir yang terbentang luas memanjakan mata. Tampak sangat berbeda dari wisata wisata yang pernah saya kunjungi sebelumnya

Selain pemandangan hamparan pasir yang terbentang luas hiburan yang bisa dinikmati disini adalah berselancar diatas pasir dan berfoto foto Saat artikel ini ditulis makanan dan minuman yang dijual disini tidak ada. Jadi sebelum kesini sebaiknya bawa minuman dan makanan sendiri. Tetapi tetap terdapat banyak warung yang agak jauh dari lokasi
Untuk memasuki wisata gumuk pasir ini hanya membayar uang parkir sebesar Rp 2000,-. Sedangkan untuk tiket terusan di pintu masuk utama sebesar Rp 5.000,-
Di lokasi wisata manapun kita harus tetap menghormati adat tertentu atau aturan aturan yang berlaku. Meskipun di gumuk pasir tidak terdapat tulisan aturan aturan tetapi sebaiknya tetap memiliki batasan batasan yang sebaiknya dijaga. Misal menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah disini

Selamat berlibur. (BlognyaAbdulloh)

Tips menulis blog artikel travelling ini hanya sebatas yang saya lakukan untuk blog ini dan sifatnya tidak baku atau bebas. Kadang saya gunakan kadang juga tidak karena sering kita lupa karena asiknya bersenang senang di tempat wisata

Terimakasih kunjungannya. Semoga bermanfaat